Menentukan SL Dalam Trading

Forexmart
MENENTUKAN SL YANG PAS DALAM TRADING 

Stop Loss (SL) adalah bagian dari MM (Management Money/Risk Management) yang besarnya tentu berbeda-beda, tergantung dari berapa besar modal, berapa size lot, dan strategi trading yang diterapkan (Time Frame Trading, Pair yang ditradingkan, Long/Short Term, Scalping, dsb) Untuk type scalping,
biasanya tidak pakai SL, langsung Cut Loss saja.


Yang terpenting dalam menetapkan harga SL adalah analisa teknikal, biasanya menggunakan Support/Resistant Line, Fibonaci, Bollinger Band, dsb, atau kombinasi dari beberapa indicator. Yang perlu diperhatikan juga adalah factor psikologis. Stop Loss bisa berfungsi sebagai Cut Loss, bisa juga bersifungsi sebagai averaging/ mengunci posisi. Saya pribadi lebih suka sebagai cut loss. Saya biasa di Time Frame H4, Stop Loss antara 30-50 point (4 digit). Take Profit, 30-50 point. Perbandingan 1:1, dikarenakan range nya besar. Untuk range lebih kecil, perbandingan berbeda, bisa 1:2 atau 1:3. Range besar (1:1) biasanya strategi averraging. Ketika harga floting dalam range antara SL dan TP, trader masuk market lagi. Tentunya dibutuhkan MM dan modal yang cukup.

Sekalipun sudah menggunakan SL atau TP, jangan sekali-kali meninggalkan komputer saat ada posisi. Analisa jalan terus. Kadang eksekusi secara manual perlu dilakukan.

Baca juga:
Money Management (MM)
Mengenali Karakter Pair
Kalkulasi Risk Management Trading Forex
Cara Mudah tarding Dengan Teknik Analisa Sederhana
Forexmart>
Menentukan SL Dalam Trading
Item Reviewed: Menentukan SL Dalam Trading 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Emoticon? nyengir

Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^

Komentar Terbaru

Just load it!